UPI Y.A.I Berperan Aktif dalam Penguatan Pendidikan Inklusif melalui Program SI PANDAI BESI
Universitas Persada Indonesia (UPI) Y.A.I melalui Fakultas Psikologi menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan pendidikan inklusif di Indonesia. Hal tersebut diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam kegiatan Penjaringan Komitmen Bersama Sistem Pendampingan Pendidikan Inklusif Berbasis Kolaborasi (SI PANDAI BESI) yang diselenggarakan oleh Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi DKI Jakarta pada 21–22 Agustus 2025.
Kegiatan ini bertujuan untuk menyosialisasikan pedoman sistem pendampingan pendidikan inklusif berbasis kolaborasi, melakukan penandatanganan komitmen bersama, serta membagi peran strategis antar pemangku kepentingan dalam mewujudkan layanan pendidikan inklusif yang berkualitas. Program SI PANDAI BESI dirancang sebagai upaya sistematis dalam memastikan peserta didik berkebutuhan khusus (PDBK) memperoleh layanan pendidikan yang optimal, setara, dan berkelanjutan.
Komitmen bersama tersebut melibatkan berbagai pihak lintas sektor, di antaranya BPMP Provinsi DKI Jakarta, Kementerian Dalam Negeri, Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Dinas Sosial, Dinas Ketenagakerjaan, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta, Fakultas Psikologi Universitas Persada Indonesia Y.A.I, Divisi Psikiatri Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Yayasan Layak Low Vision, Yayasan Mitra Netra, serta Forum Orang Tua Spesial (Forkesi). Kolaborasi multipihak ini menjadi langkah strategis dalam membangun sistem pendidikan inklusif yang komprehensif dan berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Kepala BPMP Provinsi DKI Jakarta, Bapak Herdiana, S.T., M.B.A., menegaskan bahwa sinergi antar pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam memperkuat implementasi pendidikan inklusif yang bermutu. Sementara itu, perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Bapak Arif Nasdianto, menyampaikan bahwa salah satu tantangan utama di DKI Jakarta adalah penyediaan layanan pendidikan yang optimal bagi PDBK yang bersekolah di sekolah reguler. Tantangan tersebut dinilai dapat diatasi melalui kolaborasi lintas sektor yang terstruktur dan berkesinambungan.
Melalui keterlibatan dalam program SI PANDAI BESI, UPI Y.A.I khususnya Fakultas Psikologi berkontribusi dalam memberikan dukungan keilmuan dan profesional, terutama dalam proses identifikasi, asesmen, serta pendampingan peserta didik berkebutuhan khusus. Hal ini sejalan dengan komitmen UPI Y.A.I dalam mengembangkan pendidikan yang inklusif, berkeadilan, serta menghargai keberagaman potensi setiap individu.
UPI Y.A.I meyakini bahwa setiap anak dilahirkan dengan keunikan dan gaya belajar yang berbeda. Oleh karena itu, pendidikan inklusif menjadi pendekatan penting dalam memastikan seluruh peserta didik mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang secara optimal. Pendekatan ini membutuhkan kerja sama erat antara institusi pendidikan, pemerintah, tenaga ahli, serta masyarakat luas.
Ke depan, UPI Y.A.I berharap sinergi yang telah terjalin melalui program SI PANDAI BESI dapat terus diperkuat guna menciptakan sistem pendidikan yang lebih adaptif, responsif, dan berkelanjutan. Dengan dukungan berbagai pihak, diharapkan peserta didik berkebutuhan khusus dapat menggali potensi diri secara maksimal serta meraih prestasi terbaiknya, sehingga mampu berkontribusi positif bagi masyarakat dan pembangunan bangsa.

English