Sidang Doktor UPI Y.A.I: Dr. Kurnia, S.E., M.M Bahas Determinan Komitmen Organisasional dan Implikasinya Terhadap Perilaku In

Sidang Doktor UPI Y.A.I: Dr. Kurnia, S.E., M.M Bahas Determinan Komitmen Organisasional dan Implikasinya Terhadap Perilaku In

Sidang Doktor UPI Y.A.I: Dr. Kurnia, S.E., M.M Bahas Determinan Komitmen Organisasional dan Implikasinya Terhadap Perilaku Inovatif Tenaga Kesehatan Rumah Sakit Islam Jakarta 


Jakarta, 30 Maret 2026
— Program Doktor Ilmu Manajemen Universitas Persada Indonesia (UPI Y.A.I) kembali menyelenggarakan sidang terbuka promosi doktor. Pada kesempatan ini, Kurnia, yang menjabat sebagai Kepala Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI), berhasil mempresentasikan disertasinya yang berjudul:

“Determinan Komitmen Organisasional dan Implikasinya terhadap Perilaku Inovatif Tenaga Kesehatan Rumah Sakit Islam Jakarta.”

Fokus Penelitian: Komitmen Organisasional dan Inovasi Tenaga Kesehatan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komitmen organisasional dalam memediasi pengaruh beberapa faktor penting, yaitu:

  • Kepemimpinan Islami
  • Berbagi pengetahuan (knowledge sharing)
  • Literasi digital

terhadap perilaku inovatif tenaga kesehatan di Rumah Sakit Islam Jakarta.

Topik ini menjadi sangat relevan di tengah tuntutan transformasi layanan kesehatan yang semakin dinamis, khususnya dalam konteks digitalisasi dan penguatan nilai-nilai kepemimpinan berbasis etika Islami.

Hasil Penelitian: Faktor Penentu Komitmen dan Inovasi

Hasil penelitian menunjukkan beberapa temuan penting:

1. Pengaruh terhadap Komitmen Organisasional

  • Kepemimpinan Islami, berbagi pengetahuan, dan literasi digital berpengaruh positif dan signifikan
  • Kontribusi pengaruh mencapai 76%
  • Kepemimpinan Islami menjadi faktor paling dominan

Dimensi utama yang merefleksikan kepemimpinan Islami adalah amanah, dengan indikator tanggung jawab.

2. Pengaruh terhadap Perilaku Inovatif

  • Keempat variabel (kepemimpinan Islami, berbagi pengetahuan, literasi digital, dan komitmen organisasional) juga berpengaruh positif dan signifikan
  • Kontribusi sebesar 68%
  • Literasi digital menjadi faktor paling dominan

Dimensi paling berpengaruh dalam literasi digital adalah keterampilan sosio-emosional, khususnya kesadaran terhadap dampak sosial.

3. Peran Mediasi Komitmen Organisasional

  • Komitmen organisasional terbukti sebagai mediator parsial
  • Memediasi pengaruh:
    • Kepemimpinan Islami
    • Literasi digital
  • Namun tidak memediasi pengaruh berbagi pengetahuan

Implikasi Manajerial

Penelitian ini memberikan kontribusi strategis bagi pengelolaan sumber daya manusia di sektor kesehatan, khususnya rumah sakit berbasis nilai Islami:

  • Penguatan literasi digital menjadi kunci dalam mendorong inovasi tenaga kesehatan
  • Kepemimpinan Islami berbasis amanah penting dalam meningkatkan komitmen organisasi
  • Pendekatan manajerial perlu mengintegrasikan aspek teknologi dan nilai etika

Kontribusi Akademik dan Praktis

Disertasi ini tidak hanya memperkaya kajian Ilmu Manajemen, tetapi juga memberikan rekomendasi praktis bagi pengelola rumah sakit, praktisi sumber daya manusia di bidang kesehatan, serta para pembuat kebijakan sektor kesehatan dalam menciptakan lingkungan kerja yang inovatif, adaptif, dan berbasis nilai.



Share:

Tags: sidang doktor UPI YAI,doktor ilmu manajemen,RS Islam Jakarta