Mahasiswa DKV Universitas Persada Indonesia Y.A.I Hadirkan NgabubuArt “Beyond the Wall”, Pameran Graffiti dan Eksperimen Tipo

Mahasiswa DKV Universitas Persada Indonesia Y.A.I Hadirkan NgabubuArt “Beyond the Wall”, Pameran Graffiti dan Eksperimen Tipo

Mahasiswa DKV Universitas Persada Indonesia Y.A.I Hadirkan NgabubuArt “Beyond the Wall”, Pameran Graffiti dan Eksperimen Tipografi


Jakarta, 5 Maret 2026 – Himpunan Mahasiswa Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Persada Indonesia Y.A.I menyelenggarakan acara bertajuk “NgabubuArt: Beyond the Wall”, sebuah pameran dan rangkaian kegiatan kreatif yang mengangkat seni graffiti sebagai medium komunikasi visual yang sarat makna, teknik, dan nilai artistik.

Mengusung tema Beyond the Wall, acara ini menegaskan bahwa graffiti bukan sekadar aktivitas mencoret tembok, melainkan bentuk ekspresi visual yang mampu melampaui batas ruang fisik, kreativitas, hingga persepsi masyarakat. Graffiti diposisikan sebagai karya seni dengan pesan budaya dan identitas yang kuat—bukan sekadar vandalisme.

Graffiti sebagai Media Komunikasi Visual

Tema Beyond the Wall menjadi refleksi bahwa seni jalanan memiliki peran penting dalam membangun narasi sosial. Melalui pendekatan artistik dan teknik yang matang, graffiti hadir sebagai media komunikasi visual yang menyampaikan gagasan, kritik sosial, hingga ekspresi personal.

Kegiatan ini juga menyoroti bagaimana mahasiswa DKV mampu mengolah ruang, warna, huruf, dan komposisi menjadi karya yang komunikatif serta estetik.

Sub-Tema: Experimental Typography

Sebagai pendalaman konsep, NgabubuArt mengangkat sub-tema Experimental Typography—sebuah pendekatan tipografi yang tidak terikat pada aturan tradisional.

Dalam konsep ini, huruf tidak hanya berfungsi sebagai media baca, tetapi juga sebagai elemen visual yang ekspresif, eksploratif, dan kreatif. Bentuk huruf diperlakukan sebagai objek visual yang dapat dimodifikasi, didekonstruksi, hingga dikombinasikan dengan elemen graffiti untuk menciptakan karya yang unik dan berkarakter.

Pendekatan ini mendorong mahasiswa untuk berani bereksperimen dengan bentuk huruf, menggabungkan teknik manual dan digital, serta menghasilkan karya tipografi yang komunikatif sekaligus artistik.


Rangkaian Acara Selama Dua Hari

Rangkaian kegiatan NgabubuArt: Beyond the Wall berlangsung selama dua hari dengan berbagai agenda kreatif. Pada hari pertama, acara diawali dengan pameran karya mahasiswa Desain Komunikasi Visual (DKV), dilanjutkan dengan workshop praktikal yang memberikan pengalaman langsung kepada peserta dalam mengeksplorasi teknik visual.

Suasana semakin meriah dengan sesi Live Battle yang menampilkan kreativitas para peserta secara langsung. Menjelang malam, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang mempererat kebersamaan, kemudian ditutup dengan talkshow inspiratif yang menghadirkan diskusi seputar seni visual dan perkembangan industri kreatif.

Sementara itu, pada hari kedua, pengunjung kembali dapat menikmati pameran karya yang menampilkan berbagai eksplorasi visual mahasiswa. Acara juga menghadirkan sesi Live Painting, di mana para seniman menunjukkan proses kreatif mereka secara langsung di hadapan pengunjung. Setelah itu, kegiatan kembali diisi dengan buka puasa bersama, sebelum akhirnya ditutup dengan screening karya, yang menampilkan berbagai karya visual sebagai refleksi dan apresiasi atas proses kreatif yang telah berlangsung selama kegiatan NgabubuArt.


Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada peserta dalam memahami proses kreatif seni graffiti dan tipografi eksperimental.


Dukungan Pimpinan Fakultas

Acara ini secara resmi dibuka oleh Dr. Siti Khomsiah, S.IP., M.Si, selaku Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Persada Indonesia Y.A.I.

Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa dalam menghadirkan ruang kreatif yang edukatif dan relevan dengan perkembangan industri kreatif saat ini.

Turut memberikan sambutan, Adrian Hartanto Adli Wibawa, S.Ds., M.Ds, selaku Ketua Program Studi Sarjana Desain Komunikasi Visual Universitas Persada Indonesia Y.A.I, yang menegaskan pentingnya eksplorasi visual sebagai bagian dari pembentukan karakter desainer muda yang adaptif dan inovatif.

Mendorong Ekosistem Kreatif Kampus

NgabubuArt menjadi bukti komitmen mahasiswa DKV dalam membangun ekosistem kreatif yang aktif, kolaboratif, dan progresif. Melalui tema Beyond the Wall, mahasiswa tidak hanya diajak untuk berkarya, tetapi juga untuk berpikir kritis terhadap makna ruang, pesan visual, dan peran seni dalam masyarakat.

Kegiatan ini diharapkan dapat terus menjadi agenda tahunan yang memperkuat posisi Universitas Persada Indonesia Y.A.I sebagai kampus yang mendukung perkembangan industri kreatif dan inovasi desain komunikasi visual di Indonesia.


    Share:

    Tags: NgabubuArt 2026,Beyond the Wall UPI Y.A.I,Pameran DKV Jakarta,Experimental Typography Indonesia,Event DKV 2026,Graffiti sebagai komunikasi visual,Himpunan DKV UPI Y.A.I.